oleh

Ustadz dan Pengabai Tuhan

 

Keberadaan di alam raya ini indah dan menyenangkan, andai saja keinginan atau kebutuhan sesuai dan selaras dengan hakekat kebutuhan yang sebenarnya. Jika hal itu digapai, maka dijamin hidup itu akan bahagia ceria dan nikmat.

Menurut seorang Ulama Besar Rusia, Barjanjev “sesungguhnya kebutuhan hakiki manusia adalah sesuatu yang diperintahkan atau dianjurkan oleh Allah, itulah kebutuhan yang sebenarnya. Sedangkan di luar itu, merupakan nafsu yang ditunggangi dan dijerumuskan oleh syaiton.”

¬†Seorang pekerja bertanya kepada Ustadz. “Ustadz.. kenapa ya.. saya merasa bosan dengan hidup yang begini-begini saja. Hambar, tanpa arah, dan tak ada nikmatnya sama sekali. Bosan saya Pak Ustadz. Saya ingin bahagia tapi kenapa susah sekali?” tanyanya sambil mengeluh.

Dengan cerdas Sang Ustadz menjawab yang membuat anak itu malu tidak berkutik: *”Oooh mungkin saat ini Allah juga lagi bosan dengan anda,”* jawab Ustadz mengajak orang tersebut berpikir.

“”Allah bosan dengan saya. Maksudnya bagaimana Ustadz?” tanyanya lagi dengan ekspresi wajah, heran.

Ustadz menjelaskannya dengan retosis brilian, dan bagi orang sadar sangatlah menohok: “Mungkin Allah capek mencari anda, tapi anda tak pernah ditemukan,”jawab Ustadz.

Kemudian dilanjutkan dengan lugas mengena terhadap kelakuan dari anak tersebut.

“?Anda dicari di antara kumpulan Dhuha, anda tak ada. Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga anda tak ada.

?Dicari di antara kumpulan Puasa Sunah juga tak ada. Dicari di antara kumpulan sedekah, juga anda tak kelihatan.

?Dicari di antara kumpulan Tadarus Qur’an, anda juga tak ada di sana. Dicari di antara kumpulan orang orang Umroh, anda tidak nampak.

?Dicari di antara orang-orang yang Khusyuk Shalatnya, anda juga tak ada. Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara yang menuntut ilmu apa lagi.

?Lalu Allah Swt mau mencari anda di mana lagi?. Coba anda beritahu..”

“Bicaralah jangan diam” pinta Ustadz. Seketika anak itu menangis. Sambil mengusap airmatanya, ia ber-Istighfar.

Dekatlah kepada Allah…..!
Hanya Allah lah, Dzat yang bisa menenteramkan hati dan hidup bahagia. 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *