oleh

Ibu-ibu Pengajian Ciganjur Lantang Bersuara : Sebelum Ada PKK, Dharma wanita, Kami Sudah Ngaji Guys…! Kenapa Luh Usil?

POLISI NEWS, JAKARTA – Dedi Supriadi, Anggota DPRD DKI Jakarta: “Sebelum ada Dharmawanita dan PKK, Ibu-ibu Pengajian sudah Ada”. Setiap menjelang Ramadhan, majelis ta’lim umumnya melalukan penutupan sementara yg dalam bahasa Arabnya Tawaqufan. Begitupun halnya dengan Majelis Ta’lim Baabul Jannah Piminan Ustadzah Fatimah H. Abd. Manaf Kemenyan 1/78 Ciganjur, jagakarsa Jakarta Selatan.

Penutupan kali ini terbilang spektakuler, luar biasa. Selain dihadiri puluhan jamaah ibu-ibu pengajian dari berbagai majelis ta’lim, juga dihadiri Wakil Ketua MPR DR. H. Hidayat Nurwahid yang dalam hal ini diwakili Calon Anggota DPRD DKI jakarta, Anggota DPRD DKI Dedi Supriadi, S. Komp., dan Balon (Bakal Calon) Anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) Prov. DKI Jakarta, H. Madani bin H. Madali bin H. Boan.

Dalam sambutannya, H. Madani meminta dukungan jamaah agar ia bisa lolos sebagai calon anggota DPD, karena harus mendapat dukungan 5.383 suara dan sampai hari ini belum dinyatakan lulus penilaian faktual dari KPU. Namun sebagai Koordinator Kuliah Subuh gabungan 5 kecamatan (Jagakarsa, Pasar Minggu, Tebet, Cilandak, dan Depok) H. Madani yakin lulus verifikasi faktual.

InsyaAllah kalau warga Ciganjur memilih saya, tentu akan terpenuhi.
H.Madali sangat yakin bisa membawa aspirasi suara Umat Islam, khususnya “anak Betawi” di DKI Jakarta, “karena se-DKI Jakarta hanya ada 4 orang Anggota DPD DKI Jakarta.

Dedi Supriadi dalam sambutannya, menyinggung soal ibu-ibu pengajian yang belakangan viral.
“Sebelum ada PKK, Dharma wanita, ibu-ibu udah pada aktif di pengajian. Jadi bukan cuma baru sekarang. Dengan hadir di pengajian, ibu-ibu tidak ada yg melalaikan pendidikan anak-anaknya” lanjut anggota Komisi D dari Fraksi PKS.

DR. H. Hidayat Nur Wahid yang akrab dengan panggilan HNW menugaskan H. Ahmad Rachmawan, M. Si. Untuk mewakilinya, menitip pesan dan salam, karena tidak bisa meninggalkan rapat persiapan deklarasi Anies sebagai Capres dari PKS.

Dalam sambutannya, sebagai calon anggota DPRD dari PKS, Wawan lebih banyak publikasikan Yayasan Sosian DR. Abas Thalib yang banyak membantu masyarakat dalam bidang sosial keagamaan dan kesehatan. Selain memberikan beasiswa kepada anak – anak yg hafidz qur-an, membantu pembangunan masjid, dan memberikan alat-alat kesehatan untuk Pos Yandu.

Selain dihadiri lebih dari 100-an jamaah ibu-ibu pengajian, acara tawaqufan juga dihadiri Admiral, Sekretaris Kelurahan Ciganjur, FKDM (Forum Komunikasi Daerah Masyarakat) Kelurahan Ciganjur, Kasingun Ketua RW 05, dan Ari Eke Kristiawan Ketua RT, 011. Majelis Ta’lim Baabul Jannah yang rutin mengadakan pengajian setiap Rabu ba’da Dzohor akan ditutup sementara hingga Bulan Syawal. EKS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *