oleh

PTM. Taruna KMY Jakarta : Karakter dan Cermin Diri Melekat Dalam Ekselerasi

POLISI NEWS JAKARTA – Entah sependapat atau tidak, namun penulis ingin mengatakan, bahwa karakter atau cermin diri seseorang terlahir dari pola hidupnya yang rapi dan teratur.

Bram adalah salah satu di antara pemilik kebiasaan dan pola hidup yang tertib dan rapi. Perawakannya kalem, dengan rambut ikalnya yang disisir rapi.

Sekian tahun penulis bergabung di PTM.Taruna Kemayoran, banyak hal yang didapat mengenai style dan gaya para anggota PTM. Dan kebetulan yang diulas dalam tulisan kali ini adalah Mr. Bram.

Hampir setiap hari usai sholat Ashar, Bram selalu duluan hadir di Markas PTM kebanggaannya. Begitu sampai dibukanya pintu, lalu disapunya ruangan tempat bermain.

Usai bersihkan ruangan dalam, ia lanjutkan nyapu halaman tempat para pemain duduk-duduk santai sambil merokok dan menikmati kopi.

Mr. Bram santai usai nyapu

Melihat kebiasaan dan ketulusan Bram melakukan hal itu, terusik penulis untuk ngobrol dengan Bram.

Berikut obrolan penulis (P) dengan Bram (B) :

(P) : Saya perhatikan, Anda ini, begitu tulus membersihkan dan menyapu ruangan dan halaman tempat kita bermain ini. Apa gak cape ?

(B) : Kalau bukan kita, lalu siapa lagi?. Saya ini gak betah dengan yang kotor. Lagian enakkan jika tempat kita bersih. Jawabannya.

(P) : Apa yang mendorong anda hingga tiap hari bersihkan markas yang lumayan luas ini.

(B) : Ya anggap saja pemanasan sebelum bermain. Lagian hanya ini yang bisa saya bantu untuk merawat PTM kita.

Bagi Bram, menyapu dan memungut PUNTUNG ROKOK yang berserakan serta MERAPIKAN GELAS KOPI, bukanlah sesuatu yang hina atau rendah.

Apalagi pemilik tempat H.Rahmat sudah menyediakan dan membangun tempat begitu bersih dan rapi, lalu dipersilakan kita untuk bermain.

“Saya pribadi malu jika tidak ikut merawat tempat ini. Oleh karena itu saya berusaha untuk tiap hari nyapu dan bersih¬≤ tempat ini” tuturnya.

“Pak H.Rahmat itu, orangnya bersih dan rapi. Lihat aja markas PTM kita di-cat dan ditatanya rapi. Oleh karenanya kita harus sama¬≤ menjaga. Minimal tidak membuang PUNTUNG ROKOK sembarangan,” pinta Bram. @ Teo Wawo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *