oleh

Resmi Dipersingkat : Presiden Jokowi Sahkan PNS Pensiun di Usia 50 Tahun, Untung Apa Buntung ?

Resmi Dipersingkat : Presiden Jokowi Sahkan PNS Pensiun di Usia 50 Tahun, Untung Apa Buntung ?

POLISI NEWS, JAKARTA – Pemerintah resmi persingkat masa pensiun PNS batas usia menjadi 50 tahun. Dengan begitu masa pengabdian PNS semakin sedikit daripada sebelumnya.

Dengan adanya pemangkasan masa kerja diubah jadi 50 tahun, apa PNS jadi untung apa buntung?

Berdasarkan aturan dalam PP Nomor 11 Tahun 2017, bahwa batas usia pensiun PNS dibagi menjadi 3 kategori.

Adanya perbedaan batas usia pensiun PNS dikarenakan perbedaan jenjang jabatan yang diembannya. Untuk pimpinan tinggi dan pejabat fungsional madya batas usia pensiunnya 60 tahun.

Untuk pejabat administrasi, fungsional keterampilan, fungsional ahli pertama, serta pejabat fungsional ahli muda maka batas usia pensiunnya 58 tahun.

Batas usia pensiun PNS, bukan lagi 58 tahun, 60 tahun, ataun 65 tahun, melainkan diubah jadi 50 tahun.

Perubahan batas usia pensiun PNS menjadi 50 tahun tertuang dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 dalam Pasal 241. Berikut penjelasannya.

Dalam Pasal 241 dijelaskan bahwa batas usia pensiun PNS diubah menjadi 50 tahun jika terjadi perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan kelebihan PNS.

Jika PNS tersebut tidak dapat dimutasi ke instansi lain, maka akan diberhentikan secara hormat jika sudah mencapai usia 50 tahun dengan masa kerja 10 tahun.

Meskipun begitu, PNS yang diberhentikan secara hormat tetap mendapatkan dana pensiun dan jaminan hari tua yang merupakan haknya.

Besaran dana pensiun PNS diatur secara resmi dalam PP Nomor 18 Tahun 2019 berdasarkan golongan terakhir saat masih menjabat.

Berikut rincian besaran gaji pokok pensiunan PNS sesuai golongan terakhirnya.

Golongan 1a: Rp 1.560.800 sampai Rp 1.751.900.

Golongan 1b: Rp 1.560.800 sampai Rp 1.854.700.

Golongan 1c: Rp1.560.800 sampai Rp1.933.200.

Golongan Id: Rp1.560.800 sampai Rp2.014.900.

Golongan IIa: Rp1.560.800 sampai Rp2.530.200.

Golongan IIb: Rp1.560.800 sampai Rp2.637.300.

Golongan IIc: Rp1.560.800 sampai Rp2.748.800.

Golongan IId: Rp1.560.800 sampai Rp2.865.000.

Golongan IIIa: Rp1.560.800 sampai Rp3.117.300.

Golongan IIIb: Rp1.560.800 sampai Rp3.311.700.

Golongan IIIc: Rp1.560.800 sampai Rp3.451.800.

Golongan IIId: Rp1.560.800 sampai Rp3.597.800.

Golongan IVa: Rp1.560.800 sampai Rp3.750.000.

Golongan IVb: Rp1.560.800 sampai Rp3.908.700.

Golongan IVc: Rp1.560.800 sampai Rp4.074.000.

Golongan IVd: Rp1.560.800 sampai Rp4.246.300.

Golongan IVE: Rp1.560.800 sampai Rp4.425.900.

Selain mendapatkan gaji pokok, PNS pensiun juga akan mendapatkan tunjangan keluarga dan tunjangan pangan.

Demikian aturan batas usia pensiun PNS yang dipangkas jadi umur 50 tahun karena adanya perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *