oleh

Pakar Pengolah Sampah RB. Sutarno, Terima Kunjungan Mantan Petinggi Orde Baru Sarwono Kusuma Atmaja, Lakukan Observasi

POLISI NEWS, SUNTER JAYA JAKARTA, Suatu kenangan indah dan tidak terbayangkan seorang pembesar sekaligus tokoh politik nasional di zaman Orde Baru Ir. Sarwono Kusuma Atmadja, tidak merasa risih atau canggung melakulan observasi Composter Sampah, di tempat praktek pengolahan milik RB Sutarno di wilayah RW 01 Sunter Jaya Jakarta Utara.

Mantan Sekjen Golkar di Era Orde Baru itu, sengaja datang untuk mengetahui bagaimana mengatasi masalah sampah agar berdaya guna dan bernilai tinggi bagi tanaman dan lingkungan. Rupanya adik kandung mantan Menteri Luar Negeri Prof. Mochtar Kusuma Atmadja itu, ingin ambil bagian dalam aksi nyata peduli lingkungan, terutama masalah sampah, sehingga ia rela datang untuk melihat langsung bagaimana pakar sampah RB Sutarno menyulap sampah-sampah rumah tangga menjadi pupuk dan Composter untuk tanaman.

Sutarno yang mendapat kehormatan dikunjungi orang terkenal itu, merasa bangga dan bersyukur, hingga ia perkenalkan bagaimana proses pengolahan sampah menjadi pupuk dan Composter tanpa ada aroma bau.

“Kita mampu kelola Ton-an sampah hingga manfaat sampah berdampak positif untuk lingkungan sehat, bersih, dampak sosial, ekonomi, dampak pendidikan yang makin kondusif untuk PBM PAIKEM silaturrahim antar warga. Nama Brend kita yaitu ‘Utama Composter Satu Hati Lestarikan Bumi,” papar Sutarno.

Lebih lanjut ia kemukakan, “kelola sampah secara terpadu dan berkelanjutan akan mendukung ketahanan pangan. Sebab di sepanjang lorong dan gang kami tanami sayuran dan tumbuhan sebagai apotik hidup, sehingga warga tidak perlu repot-repot lagi belanja sayur di pasar,” ungkap Sutarno.

Dengan penjelasan dan melihat langsung cara pengolahan, serta tanaman hijau di sepanjang lorong dan gang-gang, di RW 01 Sunter Jaya, Sarwono decak-kagum, dan ingin mempraktekan bersama anak buahnya sehingga sampah-sampah yang dianggap masalah selama ini menjadi suatu komoditas. @HMT.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *