oleh

RB Sutarno, Tutor Nasional Yang Menyulap Sampah Menjadi Bahan Komoditas

POLISI NEWS, PULAU SERIBU – Penghargaan untuk melakukan sosialisasi, replikasi terbangunnya Kampung Proklim, kampung ramah lingkungan, kampung inovasi dengan dasar kesadaran dan pemberdayaan masyarakat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Semoga semangat membangun kampung ramah lingkungan, akan menjadi solusi, dalam mengatasi problem sampah dan mencukupi kebutuhan sayur mayur, karena di halaman bisa ditanami sayuran dan apotik hidup, tanpa repot lagi mencari sayur di pasar.

“Semua itu dijamin karena kompos dan pupuk sudah tersedia dari pengolahan sampah rumah tangga. Sampah-sampah itulah yang dijadikan pupuk dan kompos. Sehingga dengan sistem biopori tidak memerlukan halaman yang luas, pokoknya sangat praktis,” papar Sutarno.

Sebagai narasumber atau pembicara dalam acara tersebut, RB Sutarno sangat berharap, agar Proklim sebagai pogram hemat energi, transportasi hijau, pengelolaan sampah, penanaman pohon serta pengendalian kebakaran lahan dan hutan. “Hal itu adalah contoh kegiatan mitigasi yang terus dikampanyekan kepada seluruh pihak, sehingga masyarakat peduli terhadap lingkungan,” ujar Sutarno.

RB Sutarno adalah tutor nasional yang telah berhasil menyulap sampah jadi komoditas berdaya guna. Di mana sampah dijadikan pupuk dan kompos yang sangat berguna bagi tanaman.

Di lingkungan tempat tinggalnya di RW 01 Sunter Jaya Jakarta, Sutarno telah ciptakan lingkungan hijau, dengan tanaman sayuran dan tanaman obat. Sampah dari warga dikumpulkan dan diolah menjadi pupuk dan kompos untuk menyuburkan tanaman itu sendiri.

Berkesempatan lakukan sosialisasi, replikasi terbangunnya Kampung Proklim, Kampung Ramah Lingkungan dengan memberdayakan masyarakat khusus di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu beberapa hari lalu, adalah merupakan suatu kebahagiaan tersendi, karena pesertanya antusias untuk melaksanakan. “Semoga makin bertumbuh semangat membangun Kampung Ramah Lingkungan,” tutup RB Sutarno. @ HMT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *