oleh

Ketua PKBM Anugrah Diduga Gelapkan Puluhan Ijazah Paket

POLISI NEWS, BATANGHARI – Nur Asia, SPd. Kepala PKBM Anugrah Kampung Pulau Pemayung, diduga menggelapkan Ijazah Paket A, B, dan C. Sejak tahun 2020 murid-murid yang sudah menyelesaikan pendidikannya, tidak mendapatkan apa yang menjadi haknya. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 14 tahun 2017, tentang : “Ijazah dan Sertifikasi Hasil Ujian Nasional” pada pasal 2: “Penerbitan ijazah bertujuan untuk memberikan pangakuan atas perolehan prestasi belajar dan penyelesaian suatu jenjang pendidikan kepada peserta didik setelah lulus dari

Puluhan murid yang telah menyelesaikan ujian, belum diberikan ijazahnya. Padahal pihak Kementrian sudah menerbitkan ijazah kemudian Mendelegasikan ke Dinas PdK Batanghari. Namun entah apa alasannya, ijazah dimaksud tidak diberikan kepada para murid.

Beberapa siswa murid PKDM yang dihubungi Polisi News menerangkan, “belum nenerima ijazah!” kata seorang murid yang enggan disebut namanya. Padahal murid-murid seangkatannya sudah banyak yang menerima ijazah.

Sewaktu dikonfirmasi kepada Tutor PKBM mengenai ijazah. Jawabannya mengejutkan. “Ijazah beserta surat-surat penting lainnya,” kata Tutor PKBM, pernah dibawa kabur Zul Efendi, suami Nur Asia SPd.

Terkait penahanan ijazah oleh satuan pendidikan, pada pasal 7 ayat 8 Peraturan Sekretaris Jenderal Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2020 tentang: “Spesifikasi Teknis, Bentuk, dan Tatacara Pengisian Blanko Ijazah Pendidikan Dasar Dan Pendidikan Menengah Tahun Pelajaran Tahun 2020/2021. Pada Pasal 7 ayat (8) dikatakan “Satuan Pendidikan dan Dinas Pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun.

Berdasarkan Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang : “Sistem Pendidikan Nasional” pada Pasal 1 angka 10 yang dimaksud dengan Satuan Pendidikan adalah kelompok layanan pendidikan yang menyelenggarakan pendidikan pada jalur formal, nonformal, dan informal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. @ Ikhsan / Eks.-

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *