oleh

PKBM Anugerah Memalak Siswa Paket (B-C) Untuk Menebus Ijazah Cukup Mahal

POLISI NEWS.id, MUARABULIAN – Anak putus sekolah yang mengikuti ujian persamaan Paket (B-C) tahun 2019-2020 di bawah PKBM Anugerah Kecamatan Bulian Batanghari mengeluh karena ijazahnya ditahan. Mereka harus tebus cukup mahal baru diberikan ijazah, sehingga sampai saat ini masih ada yang belum mampu menebusnya.

Salah seorang peserta yang enggan ditulis jati dirinya, kepada Polisi News menuturkan, ia mengaku kesal karena sudah 5 tahun belum diberikan ijazahnya. “Masa ijazah saya ditahan sudah 5 tahun, padahal saya memerlukan untuk melamar pekerjaan. Setiap didatangi kantornya selalu tutup dan jika dihubungi melalui WA atau call, HP-nya Off,” ucap dia kesal.

Anak tadi melanjutkan, “anak lain yang bersedia membayar sesuai ditentukan mereka langsung diberikan ijazahnya. Sekarang saya sudah dapat uang untuk tebus ijazah walau cukup mahal. Tapi kantornya selalu tutup, dihubungi HP-nya selalu Off,” tutur dia kesal.

Berkaitan dengan itu, Kepala PKBM Trio Nursam, sebagai induknya PKBM Anugerah menerangkan kepada media bahwa, “semua Ijazah sudah diberikan kepada PKBM di bawah naungannya. Diserahkan langsung di Kantor Dinas PDK Batanghari,” ucapnya.

“Kami tidak pernah menahan ijazah dan tidak memungut biaya apapun, karena kami murni membantu bagi yang putus sekolah,” tegasnya. @ Ikhsan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *