oleh

Mengejar Bayangan Semu

Setitik Renungan : Mengejar Bayangan Semu. Dikutip Dari HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah. Oleh Adi Buana

Dunia ibarat bayangan di siang hari. Bila dikejar, dia akan menjauh dan menjauh. Jika palingkan badan, dia tak ada pilihan lain kecuali mengikut.

Fase kehidupan yang dijalani akan menyajikan pilihan. Hanya dua pilihan yang dapat dilakukan. MENGEJAR BAYANGAN SEMU atau BERBALIK MENUJU KEPASTIAN. Allah tidak memberikan pilihan ketiga, sebab hidup ini terus berjalan tidak pernah berhenti, tergerus oleh umur hingga lemah tak berdaya.

Jika BERHENTI, berarti memilih terlibas dan melawan ketentuan Yang Maha Kuasa. Yang terbaik TERUSLAH melangkah, sesekali lihatlah bayang-bayang itu.

Suka atau tidak…, bahwa hidup akan berlabuh pada dermaga AKHERAT.

Yang berobsesi tujuan hidupnya AKHIRAT, maka akan dapat keduanya, yaitu DUNIA dan AKHIRAT. Maka Allah Azza wa Jalla akan menjadikan kekayaan berada dalam hatinya, menyatukannya. DUNIA akan datang kepadanya dalam keadaan tunduk.

Siapa yang menjadikan DUNIA sebagai cita-cita atau obsesinya, maka Allah Azza wa Jalla akan meletakkan kefaqiran di depan matanya. Allah akan cerai-beraikan urusannya.

Dunia yang telah menjadikan obsesi, tidak akan mendatanginya kecuali sebatas yang ditakdirkan baginya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *