oleh

Dara – Fahnia ASN Pemkot Bima : Cantik Rupa, Smart Melayani

POLISI NEWS, BIMA – Masih ada masyarakat yang sinis terhadap ASN terutama dari segi pelayanan dan sikap. Boleh jadi penilaian demikian terpengaruh dalam interaksi di masyarakat. Memang sih, terkadang masih ditemukan ASN songong yang menganggap dirinya berbeda dengan masyarakat lain karena menyandang status pegawai.

Fahnia Arafah

Namun tidak demikian dengan ASN di Pemerintah Kota Bima. Sangat berbeda dengan anggapan demikian. Tidak ditemukan gaya-gaya tempo dulu yang cuek dan tidak peduli. Mereka umumnya ramah dan smart dalam melayani. Sehingga anggapan itu terbantahkan.

Penulis yang ada keperluan di kantor Pemkot Bima Senin 20/05/2024 datang mengendarai kendaraan, mencoba masuk pada pintu yang setengah terbuka. Satpol PP yang jaga, dengan ramahnya mengarahkan penulis masuk pada pintu sebelah.

Begitu usai parkir, penulis didatangi dan disapa, “ada yang bisa kami bantu pak?,” tanya Satpol PP tadi sopan. “Saya mau ketemu walikota,” jawab penulis. “Maaf Pak, bapak wali lagi luar daerah. Apa boleh saya antar ke staf beliau,” tawarnya. “Boleh… terima kasih ya,” jawab penulis.

Dara Wahyuni

Penulis pun diantar menuju ruangan di lantai-II tempat staf pimpinan. Kemudian Satpol PP yang baik itu pamit.

Dengan ucapan salam, penulis masuk ruangan, dijawab oleh dua wanita cantik, kemudian disuruhnya duduk. Dengan ramah pegawai tadi menanyakan, “ada yang bisa kami bantu pak…?” tanyanya.

Penulis pun terangkan akan keperluan, lalu wanita cantik bernama Fahnia Arafah dengan reaksi positif berkata, “Insya-Allah besok Pak Wali ada, dan akan disampaikan tujuan dari bapak,” ucap Fahnia sambil meminta nomor HP penulis.

Penulis dilayani dengan baik dan ramah, dikasih minum, sehingga timbul niat untuk publis kepada masyarakat, tentang pelayanan mereka yang ramah dan profesional.

Untuk melengkapi tulisan harus ada foto. Lalu penulis ngobrol ngalor ngidul dan canda, hingga akhirnya mereka bersedia untuk diambil fotonya. Sebagai basa basi Fahnia Sahara tanyakan kepada temannya bernama Dara Wahyuni, S.Sos, “Mbak bersedia kan difoto ?,” tanyanya. “Ok deh,” jawab Dara. Mereka berdua pun bergaya.

Setelah mengambil foto dan mendapatkan pelayanan yang ramah, penulis pun pamit. @HMT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *