oleh

Maraknya Tambang Ilegal di Sungai DAS, Sekadau-Belitang Kalbar Terancam Merusak Lingkungan

POLISI NEWS, SEKADAU KALBAR – Maraknya aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) di sepanjang aliran Kungai Kapuas (DAS) tepatnya diperbatasan Belitang Hilir kabupaten sekadau dan Kabupaten Sintang Kalimantan Barat telah mengancam kerusakan lingkungan.

Hasil pantauan wartawan Polisi News Jumat 10/05/2024 berjejer ratusan Lanting Jek pertambangan emas tanpa izin berlapis-lapis dialiran sungai (DAS) Kapuas Belitang Hilir, Kabupaten sekadau yang mengancam kerusakan sungai dan lingkungan.

Kegiatan PETI ini entah sengaja dibiarkan oleh oknum-oknum penegak hukum atau pura-pura tidak tahu. Yang jelas para bekerja sudah tidak ada rasa takut dan bebas melakukan kegiatan penambangan ilegal yang merusak lingkungan.

Koordinator pekerjaan bernama Asmidi, saat ditanya wartawan Polisi News, mengakui dirinya lah yang menjadi perwakilan para pekerja. “Kami memang sudah mulai kerja sejak tanggal 06/05/2024 yang lalu,” ucapnya.

Terkait bahan kimia untuk pengolahan berupa AIR RAKSA, Samidi mengaku ada yang menyediakan. “Kemarin barusan ada kawan yang mengantarkan. Kami tidak perlu repot mencari,” terang Samidi tanpa memberitahu sosok penyedia Air Raksa tersebut.

Di tempat terpisah pada hari Rabu 080/5/2024 rekanan lain wawancarai salah satu pekerja untuk mengetahui siapa Bos PETI-nya dan siapa saja Bos yang punya Lanting di tambang tersebut.

“Yang mengurus semuanya pak Asmidi sebagai Ketua Forum Lanting Jek Sintang. Dan para penambang banyak dari Kabupaten Sintang. Kami baru dua hari kerja di sini Bang. Sebelumnya kami kerja di Sanggau. Di sana sudah tidak ada hasil, makanya kita coba pindah ke sini siapa tau ada hasilnya Bang,” ucapnya. Ditanya akan namanya pekerja tersebut, tidak mau menyebutkannya.

Saat berita ini diturunkan telah dicoba menghubungi Asmidi, namun belum berhasil.

Perbuatan tambang ilegal mengacu pada aturan Undang-undang Minerba. Kegiatan Pertambangan Emas Tanpa Ijin (PETI) masuk dalam tindakan pidana, yang diatur dalam Pasal 158. Menyebutkan bahwa, kegiatan penambangan emas tanpa ijin (PETI) dapat di pidana dengan penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Seratus Milyar. @A.Anton.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *