oleh

Sikap Sekuler Seorang Pemuda, Dilumat Retoris Brilian Ustadz

Sikap Sekuler Seorang Pemuda, Dilumat Retoris Brilian UstadzĀ 

Seorang Ulama Rusia Barjanjev, mengakatakan bahwa : Sesungguhnya kebutuhan hakiki manusia adalah sesuatu yang diperintahkan atau dianjurkan Allah, itulah kebutuhan sebenarnya. Sedangkan di luar itu, merupakan nafsu yang ditunggangi syaiton.

Terkait itu, seorang pemuda kuliahan bertanya kepada Ustadz. “Ustadz, kenapa ya.. saya merasa bosan dengan hidup yang begini-begini saja. Hambar, tanpa arah. Tidak ada nikmatnya. Bosan saya,” keluhnya.

Dengan cerdas sang Ustadz menjawab yang membuat anak muda itu malu tidak berkutik. “Oooh mungkin saat ini Allah juga lagi bosan dengan anda,” jawab Ustadz mengajak pemuda itu berpikir. “Allah bosan dengan saya, apa urusannya?,” tanyanya dengan ekspresi wajah, sok intelek gaya mahasiswa.

Ustadz jelaskan dengan retosis brilian. Bagi orang sadar sangatlah menohok. “Mungkin Allah capek mencari anda, tak pernah ditemukan,” jawab Ustadz imbangi gaya mahasiswa yang belum khatam kuliahnya.

Kemudian ustadz lanjutkan dengan lugas mengena, sambil perhatikan sikap pemuda yang cenderung sekuler terhadap agamanya tersebut.

“Anda dicari di antara kumpulan Dhuha, anda tak ada. Dicari di antara kumpulan Tahajjud juga anda tak ada. Dicari pada kumpulan Puasa Sunah juga anda tak ada. Dicari di pada kumpulan sedekah anda tak terlihat.”

Tidak cukup sampai di situ, Tuhan terus mencari Anda. “Dicari pada kumpulan Tadarus Qur’an, anda juga tak ada. Dicari pada kumpulan orang-orang Umroh, anda tidak nampak. Dicari pada orang-orang yang Khusyuk shalatnya, anda juga tak ada. Dicari di antara Ahli Shalawat pun tak ada. Dicari di antara yang menuntut ilmu agama apa lagi. Lalu Tuhan mau cari anda di mana lagi. Coba anda beritahu,” ucap ustadz.

“Bicaralah jangan diam,” pinta Ustadz. Seketika pemuda sekuler itu menangis. Sambil mengusap air matanya, ia ber-Istighfar, minta ampun kepada Tuhan, menyesal karena keberadaannya selama ini yang jauh dari agama.

“Dekatlah kepada Tuhan.
Hanya Di-lah, Dzat yang bisa tentramkan hati dan memberi kebahagiaan yang Anda cari,” tukas ustadz untuk kikis nalar sekuler pemuda tersebut. @Theowawo.