oleh

Temuan Tim Auditor Kemenristek : Negara Dirugikan Rp 600 Juta, Karena Adanya Praktek Fiktif Lembaga PKBM di Batanghari Jambi.

POLISI NEWS, JAMBI – Berjumlah 23 Lembaga PKBM di Kabupaten Batanghari Jambi, melakukan penyimpangan NIS data siswa fiktif untuk meraup keuntungan dana BOP ratusan juta rupiah setiap tahunnya,

Hal ini sesuai hasil temuan Tim Auditor Kemenristek terhadap PKBM Batanghari Jambi. Tim Auditor membenarkan adanya lembaga yang meraup keuntungan melalui lembaga PKBM. Kepada lembaga itu diberikan waktu untuk lengkapi data, dan kembalikan uang hasil manipulasinya.

“Siswa tidak ada. Kegiatan belajar mengajar hanya rekayasa. Pembelanjaan ATK dan pembayaran pajak fiktif. Semua dana dicairkan, menjadi keuntungan pribadi para pelaku,” ujar Inspektur IV Kementrian.

Inspektur IV sudah menyerahkan hasil temuan ke Dinas Pendidikan Batanghari. Auditor mengingatkan agar setiap lembaga mengambilkan uang, dan melengkapi data izin operasional Lembaganya.

“Jika dalam waktu ditentukan tidak melengkapi dan mengembalikan hasil temuan, maka akan dindaklanjuti kasusnya kepada Kejaksaan untuk proses hukum,” ujar Tim.

Lebih lanjut ia kemukakan bahwa telah terjadi manipulasi terhadap keuangan negara “untuk saat ini, akibat perbuatan tersebut, terjadi kerugian negara sekitar Rp 700 Juta, dari 23 PKBM,” pungkasnya. @ Ikhsan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *