oleh

Kejaksaan Tinggi Jambi Akan Selidiki Dugaan Korupsi BOP PKBM di Batanghari Jambi

POLISI NEWS, BATANGHARI – Kejaksaan Tinggi Jambi akan menyelidiki dugaan Korupsi BOP Pendidikan Kesetaraan pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tahun anggaran (2019-2024) pada PKBM Mandiri, PKBM Cerdas, PKBM Kosgoro, PKBM Bersama, PKBM Tunas bangsa, PKBM Al Furqon, PKBM karya bakti, PKBM batin dua empat, PKBM Farhat Brother’s, PKBM sedayu, Batanghari Jambi.

Dari sejumlah PKBM di Batanghari ada sekitar 22 Lembaga yang telah menerima dana BOP. Kepada Lembaga yang diduga ada masalah akan diperiksa oleh Kejati Jambi, sebagai tindak lanjut laporan masyarakat sebagai mana diberitakan Polisinews.id yang menduga adanya penyelewengan dana BOP oleh sejumlah PKBM di Batanghari.

Humas Kejati kepada Polisi News, “jika ada Lembaga pelanggaran yang melanggar hukum dan merugikan keuangan negara akan diselidiki dan diperiksa. Dalam hal ini masih perlu didalami,” ucapnya. Hasil sementara yang diketahui, ada dana BOP yang tidak mampir ke Dinas. Tapi langsung ke rekening masing-masing PKBM,” ucapnya. “Jumlah PKBM penerima bantuan hingga tahun 2924 kurang lebih 22 PKBM, dan akan ditindaklanjuti. Prosesnya masih dalam pengumpulan alat bukti,” ungkapnya.

Jika terbukti bersalah, mereka bisa terjerat pidana, sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Perubahan Ketiga Pasal 23E dan tiga paket UU mengenai Keuangan Negara yaitu UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, dan UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, serta UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Pemeriksa Keuangan. @Ikhsan